Rabu, 30 Januari 2013

Zaman Prasejarah dan Manusia Prasejarah


Rangkuman Sejarah

Bab 1: Pengertian dan Pembagian Zaman Prasejarah di Indonesia

A.    Pengertian dan Tujuan Sejarah

·         Sejarah adalah peristiwa yang dialami manusia dan mahluk hidup lainnya di masa lalu
·         Sejarah dapat dipelajari melalui Sumber Sejarah
·         Asal usul kata sejarah:
§  Berasal dari Bahasa arab yaitu Syajaratun yang berarti pohon
§  Jika pohon dilihat terbalik, maka dapat disamakan dengan silsilah keturunan
·         Tujuan Sejarah:
§  Untuk mengetahui peristiwa pada masa lalu
§  Sebagai pedoman hidup untuk mencapai sesuatu yang lebih baik di masa depan
§  Sebagai alat hiburan atau rekreasi

B.    Sumber Sejarah
·         Untuk mendapatkan informasi yang banyak, kita memerlukan bukti bukti atau sumber.
·         Ada 3 jenis sumber sejarah:
§  Sumber Lisan adalah sumber berupa keterangan dari seseorang yang mengalami dan menjadi saksi peristiwa di masa lalau tersebut.  Caranya dengan melakukan wawancara dengan orang tersebut.
§  Sumber Tertulis adalah sumber berupa peristiwa yang ditulis di suatu benda oleh seseorang di masa lalu.  Bisa berupa prasati,dokumen,babad,naskah,rekaman dan tulisan yang dipahat pada daun lontar,logam tulang,tanduk,batu dan kayu.
§  Sumber Benda(artefak) sumber yang berupa benda-benda yang digunakan dalam kehidupan manusia pada masa lalu.  Bias berupa bangunan,manik-manik,alat rumah tangga/gerabah, dan peti mati.
·         Setiap sumber tidak langsung digunakan dalam penulisan sejarah, tetapi harus melewati proses verifikasi data(mengkaji,mengidentifikasi,evaluasi)
Dalam kata lain harus diadakan kritik intern dan ekstern:
§  Kritik intern= kritik terhadap sumber tersebut yang berkaitan dengan kepercayaan.
§  Kritik ekstern= kritik mengenai keaslian sumber.



1.   Ilmu Bantu Sejarah
·         Dalam pengklasifikasian data, kita memerlukan ilmu bantu lain seperti:
§  Arkeologi adalah ilmu bantuk tentang kehidupan manusia di masa lalu.
§  Botani adalah ilmu yang memperlajari tentang tumbuhan.
§  Numinastik adalah ilmu yang mempelajari tentang mata uang atau logam
§  Geologi adalah ilmu yang mepelajari tentang kulist bumi.
§  Paleontologi adalah ilmu yang mempelajari tentang fosil.
§  Palaeontropologi adalah ilmu yang mempelajari tentang bentuk manusia dari zaman prasejarah sampai zaman sejarah.
§  Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang hubungan social di masa lalu.
§  Ikonologi adalah ilmu yang mempelajari tentang acra.
§  Palaeologi adalah ilmu yang mempelajari tentang lingkungan alam di zaman purba.

2.   Metode yang Digunakan
·         Cara untuk menentukan usia benda peninggalan sejarah
§  Tipologi adalah cara berdasarkan bentuknya.  Semakin sederhana semakin tua.
§  Stratigrafi adalah cara berdasarkan letak temuannya.  Semakin dalam lapisan tanah semakin tua.
§  Radiasi adalah cara berdasarkan banyaknya sinar yang masuk.  Semakin banyak semakin tua.
§  Kimiawi adalah cara berdasarkan kandungan unsur-unsur kimia yang ada di dalamnya.  Seperti karbon atau arang.

C.     Perkembangan Mahluk Hidup dan Pembagian Zaman Prasejarah
·         Bumi kita memiliki fase perkmbangan dari awal terbentuk sampai akhirnya hancur.  Fase ini disebut dengan perkembangan bumi/tarikh bumi.
·         Dibagi menjadi 4 pembabakan:
§  Zaman Azoikum, terjadi 2500 juta tahun yang lau.  Pada masa ini bumi masih berupa bola gas dan belum berbentuk padat seperti sekarang.
§  Zaman Paleozoikum, terjadi + 340 juta tahun yang lalu.  Sudah mulai ada tanda-tanda kehidupan seperti mahluk ber sel satu, jenis ikan dan jenis ganggang dan hewan yang tidak bertulang belakang.
§  Zaman Mesozoikum, terjadi sekitar 65-200 juta tahun yang lalu.  Saat itu sudah muali ada hewan reptile besar seperti dinosaurus,brontosaurus,tyrannosaurus,jenis burung purba seperi pterogodon dan lain lain.  Di akhir zaman ini sudah berkembang hewan mamalia.
§  Zaman Nezoikum/Kainozoikum, terjadi sekitar 65  juta tahun yang lalu.  Dibagi menjadi 2 zaman:
1.     zaman tersier, di zaman ini binatang menyusui seperti primate mulai ada.  Zaman ini dibagi lagi menjadi 5 kala yaitu pleosin.eosin,myosin,olygosin, dan pliosin.
2.     Zaman kuarter, dimulai sekitar 600.000 tahun yang lalu.  Ditandai dengan adanya kehidupan manusia.  Diabgi menjadi 2 kala:
1)     kala peistosen/dilivium
hanya hewan berbulu tebal yang dapat bertahan hidup seperti mammouth sedangkan yang berbulu tipis migrasi ke daerah tropis.  Mahluk hidup berjenis manusia juga sudah mulai ada tetapi masih sangat sederhana atau sering disebut dengan manusia purba/manusia prasejarah  Dan di zaman ini sering terjadi pembekuan es (glasial).
2)     kala holosen/alluvium
pada kala ini diperkirakan sudah ada manusia cerdas atau homo sapiens. Pada awal kala holosen, sebagian es di kutub utara & selatan mencair (interglasial) sehingga permukaan air laut naik.

Indonesia di zaman dahulu dengan sekarang sangat berbeda.  Zaman dahulu, Indonesia barat bersatu dengan benua Asia, dan bagian selatan bersatu dengan Australia.  Karena adanya interglasial, maka permukaan air laut naik dan memutus Indonesia dari benua Asia dan Australia.  Bagian barat Indonesia yang menghubungkannya dengan Asia sekarang sudah menjadi dasar lau yang disebut Paparan Sunda.  Dan bagian selatan Indonesia yang menghubungkannya dengan Australia sekarang sudah menjadi dasar laut yang disebut Paparan Sahul.

Di Indonesia juga terjadi pelapisan tanah karena perbuhan zaman glasial dan interglasial.  Saat terjadinya pelapisan tanah ini dittemukan banyak fosil fosil dan artefak.  Salah satu peneliti di Indonesia adalah Von Koenigswald.  Ia membagi zaman dilivium lembah Sungai Solo menjadi 3 bagian, yaitu Pleistosen Atas, Pleistosen Tengah, dan Pleistosen Bawah.






Bab 2:  Manusia Praaksara di Indonesia

A.    Pengertian dan Perkembangan Manusia Praaksara

·       Masyarakat yang tinggal di Indonesia di zaman praserjarah adalah manusia yang berasal dari Yunan dan Cina Selatan yang menyebar ke Indonesia sekitar tahun 2000 SM.  Mereka berasal dari ras Melanesoid yaitu jenis Melayu Tua atau Proto Melayu dan Melayu Muda atau Deutero Melayu
·       Penelitian manusia purba di Indonesia dibagi menjadi 3 periode:
§  Periode tahun 1889  sampai 1909
§  Periode tahun 1931 sampai 1941
§  Periode tahun 1952 sampai sekarang
·         Manusia purba adalah manusia yang hidup di zaman prasejarah atau praaksara yang belum mengenal tulisan dan hidup sangat sederhana

B.    Jenis-jenis Manusia Purba Indonesia

·         Manusia purba di Indonesia berdasarkan temuan lapisan tanah:
§  Pleistosen Bawah:  Meganthorpus Paleojavanicus, Pithecantropus Mojokertensis, Pitecanthropus Robustus
§  Pleistosen Tengah:  Pithecanthropus Erectus
§  Pleistosen Atas:  Homo Soloensis, Homo Wajakensis
§  Holosen:  Homo Sapiens.
·         Penemu dan hasil temuannya:
§  Perode tahun 1889-1909 Pithecanthropus Erectus oleh Eugine Dubois di Trinil, Jawa Timur dan Homo Wajakensis oleh Von Rietschoten di Wajak, Tulung Agung
§  Periode tahun 1931-1941 Pithecantrhopus Mojekertensis(1936) di Perning, Mojokerto dan Meganthropus Paleojavanicus(1941) di Sangiran, Sragen oleh Von Koenigswald.  Dan Homo Soloensis(1931) di Ngandong, Blora oleh Teer Haar, Ir. Oppenoorth, dan F. Weidenrich.
§  Periode tahun 1952-sekarang oleh pakar bangsa Indonesia.  Seperti Dr.Teuku Jacob,Dr. Sartono, Dr.Soejono dan lain-lain di Sangiran, Sragen.

1.  Meganthorpus Paleojavanicus (Manusia Raksasa tertua dari Jawa)
·     Ciri2:
§  Memiliki tulang pipi yang tebal
§  Memiliki otot kunyah yang kuat
§  Tidak memiliki dagu

2.  Pithecanthropus Erectus (Manusia Kera yang berjalan Tegak)
·       Berdasarkan hasil penilitian Eugine Dubois disimpulkan bahwa fosil ini dinamakan Pithecantrhopus karena jika diukur volume otaknya adalah 900 cc yang jika dibandingkan dengan kera dan manusia berada di tengah-tengah.
·       Ciri2:
§  Bentuk tubuh dan anggota badan tegap
§  Tidak memiliki dagu
§  Bagian kepala tampak menonjol

   Jenis Pithecanthropus lainnya:
a.     Pithecanthropus Mojokertensis
b.     Pithecanthropus Soloensis / Homo Soloensis
3.    Homo Wajakensis
·       Penemu: Van Rietschoten
·       Dan diteliti bersama Von Koenigswald
·       Ciri2:
§  Vol. otak 1000-2000 cc
§  Tinggi badan 130 – 210 cm
§  Dapat beriri tegak dan berjalan dengan sempurna

C.     Manusia Purba di CIna
1.     Pitecanthropus Pekinensis (1927) di wilayah Choukautien, Peking atau Beijing sekraang.  Ditemukan  oleh Davidson Black
2.     Pitecanthroupus Lantianensis (1927) di Lantien, Cina Selatan.  Ditemukan oleh Davidson Black.

D.    Manusia Purba di Afrika
1.     Australopithecus Africanus (Manusia Kera Afrika Selatan yang berjalan tegak).  Tahun 1924-1927 di Broken Hills, Afrika Selatan.  Ditemukan oleh Raymond Dart
2.     Homo Rhodesiensis (1924) di Zimbabwe (Rhodeia).  Ditemukan oleh Robert Broom
3.     Australopithecus Boise/ Afarensis dan Homo Hobilis (1931)  di Lembah Olduvai, Tanzania Utara.  Ditemukan oleh Louis dan Mary Leakey
4.     Homo Kenya (1931) di Danau Turkana, Kenya Utara.  Ditemukan oleh Richard Leakey
5.     Australopithecus  Sediba (1998) di Lembah Hadar, Afrika Timur.  Ditemukan oleh Bernard Ngeneo.

E.     Manusia Purba di Eropa
1.     Homo Neanderthalensis(1856) di Lembah Neander, Jerman.  Ditemukan oleh Rudolf Virchow
2.     Homo Heidelbergensis di Heidelberg oleh William King
3.     Homo Cromagnon di Lembah Les Eyzies , Perancis
4.     Fosil Piltdown di Sussex, Inggris. 


Bab 3: Perkembangan Kebudayaan Masyarakat Prasejarah Indonesia

A.    Pembagian Zaman Praaksara di Indonesia

·     Pembagian zaman praaksara di Indonesia dapat dibagi menjadi 2.  Menurut ilmu geologi dan menurut ilmu arkeologi:
§   Berdasarkan ilmu Geologi: zaman Azoikum, zaman Paleozoikum, zaman Mesozoikum, dan zaman Neozoikum
§   Berdasarkan ilmu Arkeologi: zaman Batu dan zaman Logam.

Jadi jika berdasarkan kehidupan manusia di zaman praaksara(arkeologi) atau alat yang digunakan manusia untuk kehidupannya di zaman praaksara, dapat dibagi menjadi 2 zaman:

1.     Zaman Batu
·     Pada zaman ini, alat-alat kehidupan masyarakatnya hanya terbuat dari tulang,kayu, serta bamboo.  Peralatan dari logam belum ditemukan atau belum digunakan
·     Zaman batu dibagi menjadi tiga bagian berdasarkan perkembangan   alatnya:
§   Zaman Batu Awal/Tua/Paleolithikum.
Ciri2:
1)                                Peralatan yang digunakan masih kasar
2)   Mata pencahariannya berburu dan mengumpulkan makana seperti keladi,ubi dan buah-buahan(food gathering)
3)   Tempat tinggalnya belum menetap (Nomaden)

§   Zaman Batu Madya/Tengah/Mesolithikum
Ciri2:
1)   Peralatan yang digunakan ada yang kasar ada juga yang sudah halus
2)   Tempat tinggalnya sudah ada yang menetap di gua2 di pedalaman (Abris sous roche), sebagian lagi masih nomaden
3)   Hidup dalam kelompok yang cukup besar (25-30 orang)

§   Zaman Batu Muda/Baru/Neolithicum
Ciri2:
1)   Peralatan yang digunakan sudah dihaluskan
2)   Tempat tinggalnya sudah menetap di atas pohon atau rumah panggung
3)   Sudah mengenal kepercayaan animisme dan dinamisme


Menurut Koentjaraningrat, sebelum memasuki zaman logam ada suatu masa peralihan yang disebut Zaman Batu Besar (Megalithikum).

§   Zaman Batu Besar (Megalithicum)
Ciri2:
1)     Sudah tinggal dalam perkampungan
2)     Sudah mengenal pembagian kerja
3)     Sudah mampu membuat benda2 yang berukuran besar

Bangunan Peninggalannya:
1)   Dolmen:  Bangunan berupa meja batu yang berfungsi untuk meletakkan tempat sesaji dan bawahnya biasa dijadikan tempat menaruh mayat.  Banyak ditemukan di:  Bondowoso, Cipan, Kuningan, NTT.
2)   Sarkofagus: Peti mayat yang berbentuk lesung dan menggunakan tutup dari batu.  Banyak ditemukan di Bali.
3)   Punden Berundak: Bangunan batu yang bertingkat sebagai tempat pemujaan arwah nenek moyang.  Banyak ditemukan di daerah Lebak Sibeduk, Banten Selatan.
4)   Menhir: Tiang batu yang berfungsi untuk upacara menghormati roh nenek moyang dan untuk mengikat hewan qurban.  Banyak ditemukan di daerah Sumatera Selatan, Sulawesi Tengah, Kalimantan, dan Jawa Barat.
5)   Kubur Batu:  Peti mayat yang dibuat dari lempengan batu.
6)   Waruga:  Kubur batu yang berbentuk bulat atau kubus.  Banyak ditemukan di Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah.
7)   Patung atau Arca Batu:  Bentuknya manusia atau binatang.  Banyak ditemukan di Sumatera Selatan, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung


2.     Zaman Logam
·       Merupakan masa dimana kehidupan manusia sudah mengenal teknik2 pengolahan logam seperti:  teknik Bivalve dan teknik A cire perdue.
·       Tata susunan masyarakat sangat beragam
·       Timbul masyarakat baru yang disebut UNDAGI, yaitu masyarakat yang mempunyai ketrampilan khusus berdasarkan bidang keahliannya masing2.
·       Masyarakat sudah mulai bercocok tanam dengan sistem persawahan
·       Masyarakat juga sudah mengenal perdagangan dengan menggunakan sistem barter
·       Barang yang dipertukarkan adalah neraka perunggu, moko, manik2, rempah2, kayu, timah.

·       Dibagi menjadi 2:
§  Zaman Perunggu
Ciri2:
1)   Alat kehidupan banyak terbuat dari perunggu
2)   Sudah mempunyai keahlian pengecoran perunggu
3)   Bendanya berupa kapak corok,nekara,moko
4)   Banyak ditemukan di daerah Sumatera Selatan, Jawa, Bali

§  Zaman Besi
Ciri2:
1)   Benda yang digunakan banyak terbuat dari besi
2)   Benda berupa mata kapak, mata sabit, mata pisau
3)   Ditemukan di daerah Gunung Kidul (Yogya), Bogor, Besuki (Jawa Tegah)



Nama kelas: Sti7ch #12
Nama: Delima Kharisma Madjori/011

2 komentar: